Lapangan Golf di Lor In Resorts Tanjung Tinggi Black Rocks Mulai Dibangun
2008-08-07
1104 times read
Pembangunan lapangan golf Black Rock di Lor In Resorts Tanjungtinggi Kecamatan Sijuk, Kamis (17/7) kemarin dimulai. Peresmian pembangunan lapangan golf ditandai penandatanganan prasasti, pemecahan kendi dan pengoperasian alat berat untuk meratakan tanah lapangan oleh Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein di area hole 18.
Black Rock yang memiliki 18 hole direncanakan berdiri di lahan seluas 74 hektar. Selain itu, untuk memanjakan para pengunjungnya,lapangan golf juga akan dilengkapi hotel, convention center, serta fasilitas pendukung lainnya.
Lahan seluas 74 hektar tersebut merupakan bagian dari 270 hektar lahan PT. Putra Ciptawahana Sejati (Ranati), dengan master planner yang dibuat oleh PT. Peddle Thorp di Jakarta. Sekitar 40 hektar diantaranya merupakan danau.
Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein dalam sambutannya mengatakan kawasan utara Kabupaten Belitung memang diprioritaskan untuk pengembangan pariwisata. Oleh sebab itu, pemkab tidak akan mengembangkan sektor yang sifatnya bertabrakan dengan sektor pariwisata.
"Sebab itu kita tidak akan izinkan adanya tambang di daerah ini. Ini dikembangkan untuk kawasan wisata. Saya mendapat kado istimewa di ultah saya yang ke 54 ini," kata bupati.
Pemkab Belitung, lanjut bupati, merespons pembangunan Belitung Golf & Resorts Tanjungtinggi dengan aksesibilitas. Respon itu seperti pembangunan jalan tembus dari Bandara HAS Hanandjoeddin ke kawasan wisata Kecamatan Sijuk dan pembangunan jalan ke kawasan industri.
Pada kesempatan tersebut bupati juga berpesan agar PT. Putra Ciptawahana Sejati (Ranati) segera membangun akses jalan alternatif. Ini mengingat suatu saat kawasan ini akan ditutup. Namun demikian, bupati berpesan agar pembangunan kawasan ini nantinya juga menyediakan ruang publik, tidak seluruhnya area privasi.
Dalam jumpa pers yang digelar usai peresmian, Direktur Utama PT. Ranati Petrus Chandra mengatakan terealisasinya pembangunan lapangan golf setelah sekian tahun ini, disebabkan adanya prioritas yang harus didahulukan serta infrastruktur penunjang yang belum mendukung.
Didampingi antara lain Direktur PT. Ranati Soekendar, Direktur utama PT. Intra Golflink Resorts H. Aulia Roza Putera, Direktur PT. Intra Golflink Resorts Suprapto Pegeng, serta Tejo dari PT. Flora.
Petrus mengharapkan sisi bisnis yang mereka kelola ini juga akan bermanfaat untuk daerah.
Untuk itulah mereka berharap adanya dukungan dari pers, pemda, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Direktur PT. Intra Golflink Resorts Suprapto Pegeng mengatakan, lokasi Black Rocks letaknya sangat strategis. Hanya 45 menit dari Jakarta dan 40 menit dari Singapura.
Suprapto Pegeng mengatakan Black Rocks ini akan menjadi lapangan golf ketiga yang dikelola PT. Intra Golflink Resorts, setelah di Sentul dan di Bali. Untuk bermain golf di Black Rocks ini dapat menjadi member dengan kartu keanggotaan yang bisa dibeli dengan harga diperkirakan sekitar Rp. 200 juta, pada saat Black Rocks beroperasi nanti. Dengan kartu membership ini, anggota juga bisa bermain golf di Sentul dan Bali.
"Dengan memiliki kartu inijuga sekaligus berinvestasi ikut memiliki tiga lapangan golf," kata Suprapto Pegeng.